Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Fakta Lucunya Diplomasi Madura Menurut Emha

Sikap unik orang Madura kerap menjadi inspirasi bagi budayawan  Emha Ainun Nadjib . Di sela-sela sambutannya, Emha kerap menyuguhkan cerita lucu seputar orang Madura. Di masa depan, kata Emha, Indonesia butuh diplomasi ala Madura. Diplomasi ala Madura ini dipaparkan Emha saat didaulat menjadi pembicara dalam peluncuran buku biografi (mantan) Ketua Mahkamah Konstitusi (MK)  Mahfud MD . Buku berjudul  Biografi Mahfud MD Terus Mengalir  itu diluncurkan di kantor MK Jakarta, Senin 4 Maret 2013. Emha dengan gayanya yang lugas namun tetap tenang langsung menyedot tawa hadirin yang hadir. Emha secara khusus mengumbar humor seputar orang Madura. Ini tak lain dikarenakan sosok Mahfud MD yang memang berasal dari pulau penghasil garam di Jawa Timur. Lantas, Emha mulai mengulas sosok Mahfud MD dari namanya. “Pak Mahfud ini dekat dengan Tuhan. Namanya saja Mahfud. Dan Tuhan punya buku nasib namanya  lauhul mahfudz ,” paparnya. Tawa hadirin mulai berderai. ...

Fakta Politik Hary Tanoesoedibjo

Selepas mundur dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) , pebisnis media Hary Tanoesoedibjo bergabung ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) . Muncul sepenggal tanya: mengapa Hanura? Langkah politik Hary Tanoesoedibjo (HT) mulai tersuar sejak bergabung dengan Partai Nasdem yang dibina Surya Paloh. M asuknya Hary ke Nasdem menerbitkan harapan baru untuk membesarkan partai ini. Dua raja media yang berada di belakang Nasdem, menjadi sandaran harapan bagi banyak kader dari sisi publisitas maupun logistik.  Namun, para kader dan simpatisan Nasdem lupa bertanya: apa yang sebenarnya menyatukan Hary dan Surya?  Pertanyaan itu terjawab pada 21 Januari 2013 lalu. Faktanya , Hary dan Surya tak lagi akur. Nasdem yang baru saja dinyatakan lolos verifikasi Parpol oleh KPU mengalami perpecahan internal.  Hary Tanoesoedibjo menyatakan keluar dari Nasdem. Faktanya , hanya setahun HT berkiprah untuk Nasdem. HT yang menyandang jabatan ketua dewan pakar Nasdem mengaku tak sejalan lagi ...